Jakarta (KABARIN) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk memanfaatkan peluang program penguatan pendidikan berbasis zakat melalui Beasiswa Cendekia Baznas (BCB).
Pimpinan Baznas RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan program BCB merupakan salah satu program prioritas Baznas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Program ini disebut sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN serta Astacita, khususnya dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Program BCB merupakan salah satu program prioritas Baznas dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Idy dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional. Karena itu, BCB dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama dari keluarga prasejahtera.
Hingga saat ini, program tersebut telah bekerja sama dengan 223 kampus, terdiri atas 171 perguruan tinggi di Indonesia dan 52 Ma’had Aly. Dari kerja sama tersebut, program BCB terus mengalami perluasan dampak dan jangkauan.
“Alhamdulillah, Beasiswa Cendekia Baznas telah menjangkau sebanyak 2.904 penerima manfaat pada 2025 dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan,” ujarnya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari kalangan akademisi. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Baznas dalam memperkuat sektor pendidikan melalui program beasiswa.
Ia berharap cakupan program dapat terus diperluas agar lebih banyak generasi muda memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
“Para kader muda silakan memanfaatkan peluang kuliah dan bekerja di luar negeri melalui program Baznas,” tutur Noorhaidi.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026